Panduan Berobat ke Singapore General Hospital

Pendaftaran  Informasi lengkap bisa diperoleh disini. Tahun lalu saya melakukannya melalui telepon dari Indonesia selanjutnya mendapatkan nomor pasien, nomor ini akan menjadi database kita selanjutnya di seluruh RS tersebut. Pada kunjungan pertama akan diminta melengkapi beberapa data lain seperti paspor kita, nomor telepon di Singapore jika ada. Bahasa Bahasa yang umum digunakan di Singapura adalah bahasa […]

Belum terbentuk rapport dalam pelayanan BPJS

Rapport berasal dari bahasa prancis yaitu rapporter yang artinya ‘hubungan dekat’. Rapport ini merupakan suatu kondisi di mana komunikasi yang berlangsung sudah sangat baik sekali, sehingga memungkinkan terjadinya kerjasama antara kedua/ banyak pihak.

Seorang dokter di PPK1 diberikan sejumlah peserta misalnya 3.000 orang. Hubungan yang terjadi manakala peserta tersebut berobat saja atau cuma sekedar minta rujukan. Mengapa terjadi demikian? Sesungguhnya tidak terbentuk rapport antara 3.000 peserta itu dengan dokternya. Dokter tidak punya mekanisme untuk bertemu muka sekalipun diawal dalam sistem yang dibangun BPJS. 

Ini kerugian besar bagi semua pihak:

  • Bagi peserta yang tidak pernah menggunakan fasilitas BPJS merasa menyesal membayar setiap bulan dengan setia tanpa mendapat benefit. Konsep gotong royong masih impian.
  •  Bagi dokter merasa didegradasi hanya sekedar tukang stempel untuk mendapat surat rujukan ke RS karena peserta dan dokter tidak terbentuk rapport tersebut. Dokter tidak punya data kesehatan awal maupun perjalanan status kesehatannya dalam database dokternya. Hanya sekedar nama dan identitas saja.
  • Bagi BPJS jelas ini ber-darah2 karena semua berpikir kuratif tidak pernah preventif.

 Untuk menjembatani kesejangan yang terjadi Primkop-IDI mengembangkan ATM (Anjungan Tes Medik) Kesehatan yang bercirikan:

  1. Ada pertemuan reguler paling tidak 1 tahun sekali dalam kondisi peserta sehat.
  2. Pertemuan tersebut melalui mekanisme pemeriksaan & skrining sederhana seperti: pemeriksaan fisik, merokok/tidak merokok, berat badan, tinggi badan, BMI (body mass index), tensi, nadi respirasi, gula darah, kolesterol, asam urat, hemoglobin
  3. Selain mendapat konsultasi/advis tatap muka juga akan mendapat notifikasi melalui sms, email.
  4. Data tercatat sepanjang hayat — from womb to tomb — dengan konsep paperless, yang tidak ribet kalau dengan dicetak.
  5. Dokter memiliki data base lengkap dari 3.000 peserta yang diampunya.
  6. BPJS akan berkurang pengeluarannya karena dicegahnya penyakit katastropik yang berbiaya mahal: jantung, stroke, cuci darah, kanker.
  7. Dokter layanan primer bekerja lebih fokus dalam preventif karena berbasis data, terbentuk rapport dan tidak sekedar tukang stempel pos untuk surat rujukan.
  8. Peserta akan sangat senang membayar iuran BPJS karena terasa gunanya 

Konsep ini telah disampaikan kepada Kemkes karena sudah ada pengalaman di Bandung, jadi ada  dasar riilnya. Kemkes menyambut baik ATM Kesehatan ini yang dapat diintegrasikan dengan program Kemkes Posbindu. Sinergi yang positif untuk kemajuan kesehatan bangsa.

Posted in Uncategorized |

Lebih Banyak Dokter-Peneliti di Singapura Pada Tahun 2015

Pemerintah Singapura mengumumkan bahwa jumlah dokter di Singapura yang terlatih sains dengan baik diproyeksikan akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2015. Saat berbicara di konferensi sains minggu lalu, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Teo Chee Hean mengatakan bahwa sasaran utama adalah mempunyai 160 dokter merangkap peneliti pada tahun 2015, lebih banyak dua kali […]

Operasi Untuk Obesitas Juga Dapat Menyembuhkan Diabetes

Tindakan operasi untuk penderita obesitas atau kegemukan ternyata juga dapat membantu menyembuhkan diabetes di lebih dari 50% pasien yang juga mengidap penyakit ini. Setelah menjalani operasi Roux-en-Y untuk membuang sebagian dari lambung, pasien hanya bisa memakan tiga sampai lima sendok makan setiap kali makan. Mereka tidak lagi merasa mudah lapar dan akan mengalami penurunan berat […]